Wednesday, 2 July 2008

Mengejar Impian


Sudahkah kita mempunyai impian?. Setiap mempunyai orang impian dalam hidupnya. Impian untuk meraih sukses karir, materi, finansial, sosial, kesehatan, spiritual dll. Tapi dari semua impian yang ada sudahkah kita mendapatkannya, sudahkah kita menemukan cara mendapatkannya ?

Nah, ini yang biasanya sulit didapat, bagaimana caranya, kapan mendapatkannya, dimana mendapatkannya.? Dan masih banyak pertanyaan-pertanyaan lainnya untuk mengejar impian.

Rasanya kita sudah sangat ingin sekali merealisasikan keinginan-keinginan itu, tetapi kondisi dan situasi belum kita dapatkan. Misalnya sukses finansial yang diimpikan, lalu pertanyaan berikutnya dari mana kita harus memulainya, buka usaha, investasi, nabung dulu, menunda keinginan membeli notebook, menunda membeli motor, menunda membeli mobil atau menunda keinginan-keinginan lainnya untuk mengejar impian supaya lebih dekat.?

Ini realita yang hampir semua orang hadapi, sampai kapan kita menunda keinginan-keinginan tetapi sampai sekarang kita belum mendapatkan impian yang kita kejar. Sementara waktu terus berjalan, waktu tidak bisa diputar balik, tiap detik terus bertambah, menit, jam, hari, bulan tahun terus bertambah.

Menurut saya sih yang harus diupayakan adalah terus berupaya berpikir positip, selalu optimis akan mendapatkan keberhasilan, terus memotivasi diri untuk mengejar impian. Dan yang tidak kalah pentingnya adalah berani mencoba untuk bertindak, jangan takut gagal untuk memulai berusaha.

So, keep on spirit to get your dreams..

Oneday in Jakarta..

Tuesday, 24 June 2008

Are you trying to love what you do or do what you love ?

Tulisan judul diatas memang bukan asli dari pikiran saya, tetapi tulisan di atas cukup membuat saya berpikir lebih jauh pada apa yang sedang saya lakukan saat ini. Menurut saya judul di atas sederhana tetapi mempunyai arti yang cukup dalam.

Saat ini saya masih menjadi karyawan sebuah perusahaan di Jakarta, pergi pagi pulang sore. Setiap senin pagi saya berangkat kerja dan hari jumat sore saya pulang ke Bandung dan saya sudah lebih dari 10 tahun menjalaninya.
Jujur saja bekerja dengan cara ini memang boleh dibilang bukan sesuatu yang bisa dijalankan terus menerus, tetapi untuk saat ini saya memang belum bisa meninggalkan pekerjaan ini.
Oleh karena itu saya selalu berusaha menemukan apa yang diinginkan dengan belajar, membaca artikel sukses, belajar dari pengalaman orang-orang yang sukses, dan berhasil dalam hidupnya.
Untuk mencapai impian mendapatkan apa yang kita inginkan, dan mengerjakan yang disukai, perlu ada motivasi yang kuat, usaha yang cerdas, dan selalu berpikir positip pada apa yang kita jalankan saat ini.

Jadi, sekarang yang penting mensyukuri dulu apa yang telah didapatkan dan sambil terus berusaha mendapatkan apa yang diiinginkan.Rasanya ini lebih meringankan beban keinginan-keinginan yang sering muncul dalam pikiran kita.

Salam suksess.

Thursday, 29 May 2008

Nilai Yang Berbeda

Ada 3 kaleng coca cola, ketiga kaleng tersebut diproduksi di pabrik yang sama

Ketika tiba harinya, sebuah truk datang ke pabrik, mengangkut kaleng-kaleng coca cola dan menuju ke tempat yang berbeda untuk pendistribusian.

Pemberhentian pertama adalah supermaket lokal. Kaleng coca cola pertama di turunkan disini. Kaleng itu dipajang di rak bersama dengan kaleng coca cola lainnya dan diberi harga Rp. 4.000.

Pemberhentian kedua adalah pusat perbelanjaan besar. Di sana , kaleng kedua diturunkan. Kaleng tersebut ditempatkan di dalam kulkas supaya dingin dan dijual dengan harga Rp. 7.500.

Pemberhentian terakhir adalah hotel bintang 5 yang sangat mewah. Kaleng coca cola ketiga diturunkan di sana . Kaleng ini tidak ditempatkan di rak atau di dalam kulkas. Kaleng ini hanya akan dikeluarkan jika ada pesanan dari pelanggan. Dan ketika ada yang pesan, kaleng ini dikeluarkan besama dengan gelas kristal berisi batu es. Semua disajikan di atas baki dan pelayan hotel akan membuka kaleng coca cola itu, menuangkannya ke dalam gelas dan dengan sopan menyajikannya ke pelanggan. Harganya Rp. 60.000.

Sekarang, pertanyaannya adalah : Mengapa ketiga kaleng coca cola tersebut memiliki harga yang berbeda padahal diproduksi dari pabrik yang sama, diantar dengan truk yang sama dan bahkan mereka memiliki rasa yang sama ?

Lingkungan Anda mencerminkan harga Anda. Lingkungan berbicara tentang RELATIONSHIP.
Apabila Anda berada dilingkungan yang bisa mengeluarkan terbaik dari diri Anda, maka Anda akan menjadi cemerlang. Tapi bila Anda berada dilingkungan yang meng-kerdil- kan diri Anda, maka Anda akan menjadi kerdil.

(Orang yang sama, bakat yang sama, kemampuan yang sama) + lingkungan yang berbeda = NILAI YANG BERBEDA

Semoga terinspirasi untuk selalu berinovasi.

Sumber : M. Rian Rahardi Blog

Wednesday, 9 April 2008

Not me, Boss!

Ini cerita dari seorang teman yang bertahun silam pergi ke Papua New Guinea untuk urusan bisnis. Ia ditemani oleh dua orang temannya dan tinggal di sebuah rumah di pedalaman.
Rumah ini dirawat oleh seorang lokal, yang tugasnya hanya dua yakni merawat rumah dan memasak. Semuanya oke-oke saja, kecuali satu hal: mereka punya satu botol anggur yang mahal yang disimpan di ruang makan, yang setiap harinya sepertinya terus berkurang padahal mereka tidak pernah meminumnya. Anggur ini mahal dan mereka ingin menyimpannya untuk acara spesial. Yang mereka temukan adalah setiap hari jumlahnya sedikit demi sedikit berkurang.

Mereka pun memutuskan untuk mengukur kekurangannya dengan membuat garis kecil pada botol, sehingga apabila memang berkurang lagi mereka bisa tahu dengan jelas. Dan setelah membuat garis tersebu! t, mereka menemukan memang jumlah anggur dalam botol tersebut berkurang terus setiap hari, walau sedikit demi sedikit. Mereka tidak punya tertuduh lain lagi selain sang penunggu rumah lugu tersebut, sebab ketiganya memang jarang di rumah.

Suatu kali ketiganya pulang ke rumah dalam keadaan mabuk dan mereka merencanakan memberi pelajaran si penunggu rumah. Mereka mengambil botol anggur dan mengganti isinya dengan air seni mereka. Setelah itu mereka letakan kembali seperti biasa. Dan yang mereka temukan, setiap hari jumlah air seni ini pun berkurang seperti halnya anggur.

Suatu hari mereka tidak tega lagi membayangkan bahwa si penunggu rumah yang baik hati ini sampai meneguk air seni mereka. Mereka memutuskan untuk memanggil si penunggu rumah dan menanyakan perihal anggur. Dan dengan gaya yang tidak menuduh langsung, mereka mengatakan bahwa mereka perhatikan persediaan anggur mereka di satu-satunya botol di rumah itu selalu menipis, dan pasti ada seorang di rumah ini yang meminumnya! Serta merta si penunggu rumah polos ini menyahut "Not me, Boss!
Selama ini saya hanya selalu pakai untuk keperluan memasak untuk para Boss!"

Moral kisah :Kalau bisa bertanya, kenapa berasumsi?Kalau bisa sederhana, kenapa dibuat rumit?Kadang kita justru mendapatkan akibat dari perbuatan kita sendiri, yang sebenarnya tidak perlu.

Disadur dari Dodi - Ryan Blog

Wednesday, 12 March 2008

PRINSIP Perencanaan KEU yang dipahami dari buku2 ROBERT T. KIYOSAKI

Ini ada sharing mengenai PRINSIP perencanaan KEU yang dipahami dari buku2 ROBERT T. KIYOSAKI berhasil meningkatkan Income 500% dalam 3 tahun.

Inilah manfaat dari memahami Prinsip2 Dasar KEU dimana catatan KEU bukan hanya menjadi catatan tok tapi merupakan segalanya...
.... tempat untuk "melihat" kondisi KEU..
.... tempat untuk merencanakan kondisi KEU yad...
.... tempat untuk mengukur keberhasilan rencana yg sudah dilakukan..
.... tempat untuk ambil ancang2 dalam berinvestasi. ..
akhirnya catatan KEU menjadi sesuatu yang "hidup" dan dinamis....PRINSIP Perencanaan KEU adalah mengetahui;
- uang masuk dari mana, karena apa...?
- uang keluar karena apa, untuk apa...?
- klo suatu tindakan terjadi/dilakukan, akibatnya uang masuk atau uang keluar...?untuk itu diperlukan Catatan KEU....
Catatan KEU.... adalah potret dari kondisi KEU pada satu saat...harus terdiri dari minimal 2 catatan, yaitu;
- catatan HARTA, dan
- catatan CASHFLOW / ARUS KAS.
catatan HARTA terdiri dari;
- LIABILITI, membebani, menjadi beban, menyebabkan kewajiban.
- ASSET, menghasilkan, menyebabkan pemasukan.
catatan CASHFLOW terdiri dari:
- INCOME atau pemasukan.
- EXPENSES atau pengeluaran.

NAH.... ini adalah bagian yang paling PENTING..... yaitu pemahamannya. ...bahwa...,... semua HARTA memiliki hubungan dengan CASHFLOW...... HARTA yang menyebabkan uang keluar adalah LIABILITI...... HARTA yang mengakibatkan uang masuk adalah ASSET....

contoh soal....Dulu, waktu saya masih bekerja sebagai karyawan, HARTA yang mengakibatnya UANG MASUK hanyalah PEKERJAAN. Jadi ASSET saya waktu itu hanyalahpekerjaan, yang menyebabkan saya memiliki INCOME.Lho.... bagaimana dengan properti, mobildsb.dsb.dsb. ...???bukan kah itu ASSET.....?? ?BUKAN....., bukan asset....!!!Dulu saya punya properti yang siap huni, tanpa beban hutang, tapi tidak pernah ditinggali.

Properti tsb adalah HARTA, tapi harta yang sifatnya LIABILITI. Karena harta/propeti tsb saya harus MENGELUARKAN UANG untuk bayar maintenance, listrik, telp, kebersihan, keamanan, lingkungan dsb.dsb.dsb.TAPI sekarang properti tsb telah menjadi HARTA yang sifatnya ASSET, yang menyebabkan UANG MASUK. Karena properti tsb saya sewakan, yang enghasilkan uang sewa atau INCOME.NAH inilah PRINSIP DASAR-nya, yaitu memahami HARTA mana yang disebut...... ASSET, yaitu yang mengakibatkan UANG MASUK / INCOME.... LIABILITI, yaitu yang mengakibatkan UANG KELUAR / EXPENSES.Jadi properti (rumah) bisa menjadi;- ASSET, jika disewakan dan menghasilkan INCOME, atau bisa menjadi.....- LIABILITI, jika tidak menghasilkan malah menyebabkan banyak kewajiban / UANG KELUAR.JADI sifat dari HARTA sangat dinamis, bisa sebagai ASSET bisa juga sebagai LIABILITI... ..... bergantung pada MEMASUKAN UANG atau MENGELUARKAN UANG.....

Nah.... mengacu pada pemahaman Kiyosaki seperti tsb di atas bisa anda bayangkan ngak bagaimana posisi KEU anda sendiri saat ini. Mana yang Asset dan mana yangLiabiliti.

SEKARANG.... . di atas saya menyebutkan bahwa saya berhasil/bisa meningkatkan INCOME sebesar 500% dalam waktu 3 tahun.....Gimana caranya....? ??yaitu dengan per-lahan2 dan satu per satu saya pindahkan sebanyak mungkin HARTA yang bersifat LIABILITI menjadi yang bersifat ASSET. misalnya, yaitu dengan menjual properti (LIABILITI) yang tidak saya tinggali tsb karena properti tsb dijual maka semua beban yang ditimbulkan (listrik, telp, kebersihan, keamanan, lingkungan dsb.dsb.dsb) juga hilang... akibatnya pengeluaranpun berkurang... .lalu membeli apartemen dan langsung disewakan, akibatnya saya menerima hasil-sewa (INCOME). Karena beban listrik, lingkungan dsb.dsb.dsb. lebih kecil dari Hasil Sewa.... maka INCOME saya bertambah dari selisih hasil sewa dikurangi beban yang ada....

NAH.... bagaimana dengan Catatan KEU anda....????Silahkan list-down semua HARTA yang anda miliki lalu satu per satu anda masukan kedalam Catatan HARTA anda.... JIKA karena harta tsb anda menerima uang masuk...catat harta tsb dalam kolom ASSET, dan hasilnya dicatat di Catatan Cashflow dalam kolom INCOME.JIKA karena harta tsb anda harus mengeluarkan uang...catat harta tsb dalam kolom LIABILITI, dan hasilnya dicatat di Catatan Cashflow dalam kolom EXPENSES.Bagaimana posisi HARTA anda....???sebagai ASSET....... ??? atau...sebagai LIABILITI... ???
LALU.... setelah memahami hal tsb di atas.... ketika saya berinvestasi saya segera mengetahui akibat dari investasi tsb.... apakah investasi tsb menyebabkansaya menerima uang atau menyebabkan saya harus mengeluarkan uang.... klo menerima uang maka investasi ini menyebabkan saya bertambah kaya.... klomengeluarkan uang maka investasi ini menyebabkan saya bertambah miskin.contohnya;banyak orang berinvestasi dengan membeli properti yang belum jadi.... mereka berharap bahwa nanti harga properti tsb akan meningkat berlipat kali.apa yang terjadi pada laporan KEU mereka....?? ?- ber-INVESTASI / cashout membeli properti....hasilnya adalah cicilan / cash-out....
Jadi.... investasi tsb pada saat ini menyebabkan investor bertambah miskin...!!!Hal ini bukan berarti bahwa investasi seperti tsb di atas adalah investasi yang salah.. ?ini bukan masalah SALAH atau BENAR...!!!!
semoga bermanfaat.. . dan mohon maaf klo tulisannyakepanjangan.salam

Sumber : disadur dari budi_rachmat